Strobist: My lovely wife 2nd pregnancy

Foto diatas, saya ambil pada tengah malam sekitar jam 1, tapi itu bukan berarti untuk membuat foto seperti itu harus tengah malam ya :), waktu pengambilan saat itu lebih karena saya lagi susah tidur, mungkin karena ada ide dikepala yang harus segera disalurkan, saat itu terbersit untuk mencoba membuat foto silhuet istri yang sedang hamil 8 bulan.

Silhuet ini versi berbeda dengan silhuet pada umumnya, biasanya kan silhuet yang sering kita lihat adalah suasana sekitar terang, detail dan jelas sementara object utama atau Point of Interestnya berupa bayangan hitam, nah kali ini saya coba terbalik yaitu lingkungan sekitar hitam, object utama juga sebagian besar hitam, namun shape atau bentuk object utama dilukis dengan cahaya tipis atau biasa disebut rimlight. Saya ingin menangkap kesan dramatis kondisi istri saya yang sedang hamil besar. Untungnya istri tercinta rela jadi model sambil terkantuk kantuk. padahal sebelumnya istri tidak pernah mau menjadi model… 🙂

Untuk sharing, begini proses eksekusinya: Istri berpose seperti diatas, menggunakan 1 lampu flash off shoe (lepas dari kamera) dan diletakkan di atas light stand (bisa juga pakai tripod atau flash diletakkan diatas lemari, buffet, atau lainnya yang penting arah cahaya sesuai keinginan), saya pasang flash di posisi 30 derajat didepan kiri istri dengan ketinggian sekitar 30 derajat diatas kepala. Pada lampu flash saya kasih karton kotak sepanjang 20 cm, seperti kotak odol, pengganti Snoot yang murah meriah, gunanya agar cahaya lebih focus ke object dan tidak menyebar. Ujung kotak dibuat pipih dari atas kebawah, agar cahaya melebar dari atas ke bawah. Pemotretan menggunakan setting Manual, iso200,  f8, Speed 1/80, flash power juga di setting manual. Bila hasil foto belum sesuai keinginan bisa diexplore bukaan, speed, dan flash powernya. Jangan lupa cahaya sekitar jangan terang namun cukup cahaya agar kamera mendapatkan titik focus dengan mudah (tips: bisa juga gunakan manual fokus, caranya nyalakan lampu, lalu atur fokus, kamera yang sudah fokus bisa dishoot dengan mudah walau lampu ruangan dimatikan).

Foto tersebut sebetulnya experiment dan coba-coba karena saya tertarik mencoba membuat foto dengan sedikit cahaya yang menangkap lekuk tubuh. Teknik tersebut dikenal dengan istilah Low Key (area terangnya sedikit dan lebih dominant area gelap). Buat saya, foto tersebut berhasil ,karena saya cukup puas dengan hasil tersebut. Saya yakin Fotografer Professional punya opini tersendiri, mungkin rimlight terlalu over exposure, detail kurang jelas, dll.. tapi its OK.. saya masih terbuka dengan kritik, masukkan dan saran agar bisa lebih baik lagi

Selamat Mencoba

Salam,
Heru ‘Topia’ Arianto

Advertisements

Leave Comment

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s